Iklan Panjang Atas

Iklan destop

Bertahun-tahun Diabaikan, Warga Lebakrejo Pasuruan Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Benahi Jalan Rusak

Redaksi - Potret.Net
Sabtu, 11 Juli 2026, 10:29 WIB Last Updated 2026-07-11T04:23:30Z
Sebagian sepanduk/baner yang bertebaran di Desa Lebakrejo yang merupakan bentuk protes warga.

PASURUAN – Protes warga Desa Lebakrejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, terkait infrastruktur jalan yang rusak parah kian meluas. Tidak hanya menyasar pemerintah daerah, gelombang kekecewaan warga kini memuncak hingga memasang spanduk yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, sejumlah baner bernada protes keras terpasang di sepanjang jalur utama desa. Salah satu spanduk putih yang menarik perhatian mencantumkan tagar #JALANKAMIRUSAK yang bersanding dengan foto Presiden Prabowo Subianto. Di bawah foto tersebut tertulis kalimat tegas: "PEMERINTAH PUSAT SEGERA BENAHI. RAKYAT BUTUH JALAN LAYAK." Sabtu, (11/07/2026).

Warga sengaja membawa figur pimpinan pusat dalam aksi protes ini karena merasa laporan dan keluhan yang mereka layangkan tingkat daerah tidak kunjung membuahkan hasil. Hal ini diperkuat oleh isi baner lain berwarna merah-hitam yang menegaskan bahwa penderitaan warga telah berlangsung lama: "SUDAH BERTAHUN-TAHUN JALAN KABUPATEN RUSAK. KAMI MOHON PEMERINTAH SEGERA MERESPON."

Rawan Kecelakaan, Warga Pasang Peringatan mandiri

Kondisi jalan kabupaten di Lebakrejo ini rupanya bukan sekadar menghambat mobilitas, melainkan sudah mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan. Warga pun berinisiatif memasang spanduk peringatan berwarna hijau-kuning mencolok di area yang dianggap paling parah.

Spanduk tersebut bertuliskan: "HATI-HATI RAWAN KECELAKAAN. PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN SEGERA LAKUKAN PERBAIKAN." Keberadaan rambu buatan warga ini menjadi sinyal darurat bahwa lubang-lubang dalam di jalanan tersebut sering memicu insiden kecelakaan, terutama bagi para pengendara sepeda motor saat malam hari atau ketika hujan mengguyur.

Seorang warga setempat yang saban hari melintasi jalan tersebut, menceritakan betapa mengerikannya kondisi jalan saat malam hari atau ketika hujan datang.

"Kalau hujan, lubang-lubang dalam itu ketutup air, jadi kayak jebakan maut. Pekan lalu saja sudah ada dua pengendara motor yang jatuh di sini sampai patah tulang. Apa harus nunggu ada korban jiwa dulu baru pemerintah bergerak?" keluhnya.

Aksi pembentangan belasan spanduk kritikan dan peringatan ini menjadi akumulasi dari rasa frustrasi warga Lebakrejo atas lambatnya respons dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Warga berharap, dengan mencuatnya protes yang membawa nama Pemerintah Pusat ini, dinas terkait segera menurunkan alat berat untuk melakukan pengaspalan permanen sebelum jatuh korban jiwa yang lebih banyak. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Bertahun-tahun Diabaikan, Warga Lebakrejo Pasuruan Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Benahi Jalan Rusak
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan Buttom

Utama Mobile