| Tiga Remaja menjadi korban perampasan HP |
PANDAAN – Aksi dugaan perampasan telepon genggam (HP) dialami tiga remaja di bawah jembatan tol, Dusun Pranti, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Ketiga korban diketahui bernama Syaiful (14), warga Dusun Wilo, Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen, serta Ikbal (15) dan Dicky (15), yang merupakan warga Dusun Gambiran, Kecamatan Prigen.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa bermula ketika ketiga remaja tersebut berboncengan menggunakan satu sepeda motor menuju wilayah Pandaan untuk bermain.
Saat melintas di depan Rumah Makan Cianjur, mereka didatangi dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Kedua pria tersebut kemudian memepet kendaraan korban dan menuduh mereka sebagai anggota gangster. Dengan nada mengancam, para pelaku memaksa ketiga remaja itu mengikuti mereka menuju lokasi yang sepi.
Sesampainya di bawah jembatan tol di Dusun Pranti, Desa Wedoro, para pelaku menghentikan korban. Dalam waktu singkat, mereka merampas telepon genggam milik para korban.
Sebelum pelaku melarikan diri, salah seorang korban sempat merebut kembali satu unit ponsel dari tangan pelaku. Namun, dua unit telepon genggam merek Oppo A18 berhasil dibawa kabur oleh kedua pelaku.
Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian berupa dua unit telepon genggam yang selama ini digunakan sebagai sarana belajar dan berkomunikasi.
Para korban berharap ponsel mereka dapat segera ditemukan dan dikembalikan. Mereka juga berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus tersebut serta menangkap pelaku agar tidak kembali melakukan aksi serupa terhadap masyarakat lainnya. (Sg)