| Terduga pelaku curanmor saat Diamankan warga |
PASURUAN — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan berujung amuk massa pada Minggu (31/5/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Seorang terduga pelaku babak belur dihajar warga yang geram, sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Terduga pelaku yang diamankan berinisial IN (29), warga Dusun Curahbuntung, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur. IN diduga bertindak sebagai eksekutor dalam aksi pencurian sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N 2959 EFL milik seorang warga bernama Jan.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat ketiga pelaku menyambangi rumah korban pada pagi buta. Memanfaatkan situasi rumah yang sepi dan korban yang tengah tertidur lelap, IN masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu depan.
IN berhasil mengeluarkan sepeda motor korban dari dalam rumah lalu menyerahkan sepeda motor tersebut kepada dua rekannya yang saat itu menunggu di luar.
Menyadari motornya dibawa kabur, korban langsung melakukan pengejaran sambil berteriak meminta pertolongan warga.
Mendengar teriakan korban, warga sekitar yang kerap diresahkan oleh maraknya kasus curanmor langsung mengepung lokasi.
IN berhasil diringkus dan sempat menjadi bulan-bulanan warga yang tersulut emosi, sebelum akhirnya diselamatkan oleh pihak kepolisian.
"Salah satu terduga pelaku sempat jadi bulan-bulanan warga karena masyarakat di sini sudah sangat geram, belakangan ini sering terjadi aksi pencurian," ujar Ponari, salah seorang warga setempat.
Akibat luka lebam yang dideritanya, pelaku IN langsung dilarikan oleh petugas kepolisian ke Puskesmas Nongkojajar untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus. Identitas dua pelaku lain yang berhasil lolos saat penyergapan kini telah dikantongi petugas dan resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Diketahui, kedua buron tersebut juga merupakan warga Kecamatan Tutur.
Kasus ini awalnya ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Nongkojajar, namun kini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pasuruan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (Ha)
