| Foto Insisen ke elakaa. Hari ini di dekat Patung sapi kecamatan Pandaan Pasuruan |
PASURUAN, Potret.Net – Duka akibat kecelakaan lalu lintas tidak pernah hanya milik korban yang terbaring di jalanan, melainkan luka mendalam bagi keluarga yang menunggu di rumah. Menyoroti maraknya musibah jalan raya belakangan ini, Ketua Umum LSM Persatuan Pemuda Peduli Masyarakat Bawah (P3MB), Masroni, menyampaikan imbauan yang menyentuh hati bagi seluruh pengendara motor maupun mobil.
Saat ditemui di kediamannya pada Senin (10/8/2026), Masroni tak mampu menyembunyikan keprihatinannya. Bagi dirinya, setiap angka dalam statistik kecelakaan adalah kisah tentang kehangatan keluarga yang terancam sirna dalam sekejap mata.
Ia mengingatkan agar siapa pun yang memegang kemudi selalu menjaga fokus, mengendalikan laju kendaraan, dan senantiasa waspada terhadap situasi jalan. Jangan sampai kelalaian sesaat mengubah tawa bahagia di rumah menjadi tangis kerinduan yang tak terobati.
"Saat berkendara, fokus dan konsentrasilah. Kontrol kecepatan kendaraan yang dikemudikan," tutur Masroni penuh harap. "Ingat, saat Anda melangkahkan kaki keluar dari pintu rumah, ada anak dan istri yang menggantungkan doa serta merindukan senyum Anda kembali dengan selamat."
Pesan sederhana namun mendalam ini menjadi pengingat bagi kita semua: jalan raya bukanlah tempat untuk terburu-buru, melainkan jembatan yang seharusnya mengantarkan kita pulang ke pelukan orang-orang tercinta. (Red).

