| Akibat rem blong Truk bermuatan tepung tabrak rumah warga |
PASURUAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan raya Malang–Surabaya, tepatnya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 12.05 WIB. Sebuah truk bermuatan tepung hilang kendali hingga melintang dan menutup seluruh ruas jalan, memicu kemacetan panjang di jalur tersebut.
Truk bernomor polisi S 8920 UU tersebut dikemudikan oleh Supri (50), warga Kabupaten Sidoarjo. Diketahui, kendaraan tengah dalam perjalanan mengangkut tepung dari Gresik menuju Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bermula saat truk melintas di lokasi kejadian. Secara tiba-tiba, kendaraan berat tersebut kehilangan kendali dan berjalan mundur hingga menghantam bangunan di pinggir jalan, Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh masalah teknis pada sistem mekanis kendaraan.
"Diduga ada bagian selang angin pada sistem kendaraan yang pecah, sehingga mengakibatkan fungsi pengereman tidak bekerja dan truk kehilangan kendali," ujar salah seorang petugas di lokasi.
Laju truk baru terhenti setelah menabrak teras rumah salah satu warga setempat. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan dan atap rumah warga.
Meski sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tadi warga sempat khawatir karena truk menghantam teras rumah warga, takutnya ada orang di teras tersebut," kata Aji (25), salah seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian.
Namun, imbas dari badan truk yang melintang dan menutup total ruas jalan dari arah Malang menuju Surabaya membuat arus lalu lintas lumpuh.
Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Gempol yang tiba di lokasi langsung mengambil tindakan cepat guna mengurai kepadatan kendaraan. Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalur.
Arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang dibuka secara bergantian untuk mengakomodasi kendaraan dari kedua arah hingga proses evakuasi badan truk selesai dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti insiden tersebut. untuk nilai total kerugian materiil akibat kerusakan rumah warga juga masih dalam proses penghitungan. (Sg)