| Gambar ilustrasi santunan dan anggota YPDP saat Galang dana |
PASURUAN – Yayasan Peduli Duafa Pasuruan (YPDP), yang sebelumnya akrab dikenal masyarakat sebagai Komunitas Peduli Duafa (KPD) Pasuruan, terus berkomitmen menjaga transparansi dalam setiap kegiatan sosialnya.
Langkah melegalkan komunitas menjadi yayasan resmi ini diambil sebagai bentuk pembenahan manajemen. Selain itu, perubahan status ini juga menjadi jawaban konkret YPDP di tengah maraknya sorotan publik dan berbagai spekulasi miring terkait pengelolaan dana publik.
Sejak bertransformasi menjadi YPDP, seluruh donasi dari para donatur kini wajib melalui rekening resmi yayasan demi menjamin akuntabilitas dan keterbukaan pengelolaan keuangan.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, YPDP menggelar aksi galang dana pada Minggu (20/06/2026) kemarin. Kegiatan yang berlokasi di depan Pasar Desa Capang, Kecamatan Purwodadi ini ditujukan khusus untuk menyantuni anak yatim. Senin (21/6/2026)
Ketua YPDP, Roni Syahrudin—yang akrab disapa Penceng—mengonfirmasi bahwa aksi turun ke jalan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.215.000,-. Seluruh hasil penggalangan dana tersebut langsung disalurkan kepada 40 anak yatim yang tersebar di beberapa desa di wilayah Kecamatan Purwodadi dan Purwosari.
Adapun untuk anak Anak Yatim yang di santuni meliputi di Desa, Martopuro, Parerejo, Gajahrejo, Pucangsari, dan Tambaksari
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Roni menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen yang terlibat aktif dalam menyukseskan agenda kemanusiaan ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada paguyuban artis Pasuruan, Cilok Balap Audio, Gundul Audio, serta seluruh anggota YPDP yang telah kompak bekerja keras kemarin," ujar Roni saat dikonfirmasi awak media.
Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan yayasan berada pada kerja tim, bukan individu. Roni memastikan pintu koordinasi akan selalu terbuka lebar bagi pengurus maupun anggota, terutama yang berkaitan dengan arus keuangan dan teknis kegiatan.
"Saya membuka pintu lebar kepada anggota dan pengurus untuk berkoordinasi, baik urusan keuangan, kegiatan, dan hal lain yang berkaitan dengan yayasan. Kesuksesan YPDP adalah hasil kerja bersama. Oleh karena itu, jika ada hal yang dirasa kurang pas dalam setiap kegiatan, harus selalu kita komunikasikan bersama," pungkasnya. (Red).

