Iklan Panjang Atas

Iklan destop

Misteri Hilangnya Pelajar SMKN 1 Sukorejo Berakhir Tragis: Dijemput Kerabat Sendiri, Pulang Tinggal Nama

Mahendra - Potret.net
Sabtu, 03 Oktober 2026, 09:43 WIB Last Updated 2026-10-03T02:48:19Z
Foto sebelah kiri pelaku dan foto sebelah kanan korban 

PANDAAN — Harapan keluarga untuk bisa berkumpul kembali dengan MIA, seorang siswa SMKN 1 Sukorejo asal Desain Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, akhirnya harus pupus dalam duka yang mendalam. Remaja yang dilaporkan hilang sejak Kamis siang (1/10) usai pulang sekolah, ditemukan telah tak bernyawa.

Tragisnya, nyawa korban direnggut oleh tangan kerabatnya sendiri. Berdasarkan keterangan Kanitreskrim Polsek Prigen, Aiptu Heru Sumartono, jenazah MIA ditemukan pada Sabtu dini hari (3/10) sekitar pukul 01.00 WIB di area tegalan yang sunyi dan jauh dari perkampungan warga di Dusun Tonggowa, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Kronologi Kejadian yang Menyayat Hati
Peristiwa kelam ini bermula ketika MIA yang baru pulang sekolah dihubungi oleh pelaku, Wahyudi—yang masih merupakan kerabat korban. Korban diminta menjemput pelaku di rumahnya di Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, untuk kemudian diajak berjalan-jalan.

Namun, di balik ajakan tersebut, tersimpan niat keji. Setibanya di lokasi kejadian yang sepi di Jatiarjo, pelaku menghabisi nyawa korban secara brutal dengan memukul bagian belakang kepala korban sebanyak 11 kali menggunakan sebatang kayu hingga tewas pada Kamis petang.

Untuk menyembunyikan kejahatannya, pelaku menutupi jasad korban dengan daun kering. Tak hanya itu, bagian kepala korban juga sengaja dibakar dalam upaya menghilangkan jejak.

Terbongkar Berkat Kecurigaan Keluarga
Hilangnya MIA sempat memicu keresahan warga hingga membuat Mapolsek Prigen didatangi oleh warga Dayurejo yang menuntut kejelasan. Pihak keluarga yang melakukan penelusuran mandiri akhirnya menemukan petunjuk penting: sepeda motor korban ternyata digadaikan di wilayah Sukorejo oleh Wahyudi.

Berbekal bukti kecurigaan tersebut, pihak keluarga dan warga mengamankan Wahyudi dan menyerahkannya langsung ke Polsek Prigen. Di hadapan penyidik, pelaku akhirnya mengakui perbuatan keji yang dilakukannya.

Motif: Terlilit Utang Judi Online
Di balik aksi pembunuhan berencana ini, terungkap motif yang sangat miris. Tersangka nekat menghabisi nyawa korban demi menguasai harta benda milik MIA, yaitu satu unit sepeda motor Honda Beat dan ponsel genggam, lantaran sudah kalap akibat terlilit utang judi online (judol).

"Kalap, menghabisi korban dengan maksud tujuan menguasai atau memiliki motor Honda Beat dan HP milik korban," ungkap Aiptu Heru.

Jenazah korban sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo, untuk kepentingan visum luar setelah pihak keluarga menolak proses otopsi. Pada Sabtu pagi, jenazah MIA akhirnya dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU desa setempat diiringi tangis histeris keluarga dan kerabat yang terpukul atas kepergiannya yang begitu cepat dan mengenaskan. (Mah)

Komentar

Tampilkan

  • Misteri Hilangnya Pelajar SMKN 1 Sukorejo Berakhir Tragis: Dijemput Kerabat Sendiri, Pulang Tinggal Nama
  • 0

Terkini

Iklan Buttom

Utama Mobile