Iklan Panjang Atas

Iklan destop

Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Rabu, 02 September 2026, 11:21 WIB Last Updated 2026-09-02T04:24:04Z
Tim medis tangani santri ponpes Manbaul Hikam pasca dugaan keracunan MBG


SIDOARJO – Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, dilarikan ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan setelah mengalami keluhan sakit perut, mual, dan sejumlah gangguan kesehatan lainnya, Selasa (1/9/2026).

Para santri tersebut diduga mengalami keracunan makanan setelah sebelumnya menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga saat ini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para santri masih memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para santri mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pada sore hari. Keluhan tersebut muncul setelah mereka mengikuti rangkaian kegiatan rutin di lingkungan pondok pesantren.

Ketua Asrama Wustha Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Ferdiansyah, mengatakan para santri mulai merasakan keluhan setelah menunaikan ibadah Salat Ashar dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, sejumlah santri awalnya mengeluhkan rasa mual dan sakit pada bagian perut saat mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Para santri merasakan mual setelah mengikuti jam pelajaran pertama sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian pada pukul 16.20 WIB, para santri sudah banyak yang melapor ke UKS masing-masing,” ujar Ferdiansyah.

Keluhan yang dialami para santri tersebut kemudian mendapat perhatian serius dari pengurus pondok pesantren.

Para santri yang mengalami gejala kesehatan segera mendapatkan pertolongan awal sebelum sebagian di antaranya dirujuk ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Ferdiansyah menjelaskan, makanan yang dikonsumsi para santri sebelum mengalami keluhan kesehatan bukan berasal dari dapur umum Pondok Pesantren Manbaul Hikam.

Ia menegaskan, makanan tersebut merupakan makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini murni dari SPPG, bukan makanan dari pesantren,” tambahnya.

Untuk mendapatkan penanganan medis, para santri kemudian dibawa dan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Sejumlah rumah sakit yang turut menangani para santri di antaranya RSUD R.T. Notopuro, RS Delta Surya, RSI Siti Hajar, RS Pusura, RS Aisyiyah Siti Fatimah, RS Bhayangkara Pusdik, serta RS Arafah Anwar Medika.

Penyebaran pasien ke sejumlah fasilitas kesehatan dilakukan untuk memastikan seluruh santri yang mengalami keluhan dapat segera memperoleh penanganan medis sesuai dengan kondisi masing-masing.

Para santri yang dibawa ke rumah sakit mendapatkan pemeriksaan dan perawatan dari tenaga medis. Penanganan dilakukan secara intensif guna memastikan kondisi kesehatan para santri dapat segera tertangani dengan baik.

Pihak pondok pesantren bersama keluarga dan sejumlah pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi para santri yang menjalani perawatan.

Sementara itu, terkait dugaan penyebab gangguan kesehatan tersebut, masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak yang berwenang.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan kabar atau informasi yang tidak jelas sumbernya, khususnya melalui media sosial, karena berpotensi menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat.

Informasi resmi mengenai perkembangan kondisi para santri maupun hasil pemeriksaan terhadap dugaan penyebab gangguan kesehatan tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan utama bagi masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, ratusan santri yang mengalami keluhan kesehatan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo.

Pihak terkait masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya para wali santri dan warga sekitar Pondok Pesantren Manbaul Hikam.

Semua pihak diharapkan tetap menunggu informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan dan hasil pemeriksaan dalam peristiwa tersebut. (Sg)
Komentar

Tampilkan

  • Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap MBG
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan Buttom

Utama Mobile