| Foto saat jamaah dengan khusuk mengikuti acara |
PANDAAN — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ Darul Hikmah, Sidodadi, Pandaan, pada Kamis malam (27/8/2026). Sebanyak kurang lebih 750 orang yang terdiri dari santri, wali santri, alumni, serta masyarakat sekitar tumpah ruah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Rangkaian Acara Penuh Kekhusyukan
Acara yang berlangsung dari pukul 18.00 hingga 20.15 WIB ini dimulai dengan pembacaan Surah Yasin dan Tahlil secara bersama-sama, yang kemudian dilanjutkan dengan lantunan merdu pembacaan Maulid Diba'.
Pendarasan doa tahlil dipimpin langsung oleh Ust. H. Muwafil Aziz, Lc, sementara doa maulid khidmat dipanjatkan oleh Kyai Ahmad Jazuli, membawa suasana batin para jemaah semakin dekat dengan kecintaan kepada Baginda Nabi SAW.
Dihadiri Para Tokoh dan Jajaran Yayasan
Peringatan akbar ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Darul Hikmah Pandaan. Tampak hadir di tengah-tengah jemaah antara lain:
- Ketua Yayasan: Ust. Abdul Malik, S.Ag
- Jajaran Pengurus: Ust. Mustofa Fahmi, H. Fathoni, H. Suwandi, dan H. Shohib, serta jajaran pengurus yayasan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ust. Abdul Malik, S.Ag menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kekompakan wali santri, alumni, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan acara mulia ini.
Pesan Utama: Kebahagiaan di Bulan Rabiul Awal
Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Drs. K.H. Imron Rosyadi. Dalam ceramahnya, beliau berpesan agar umat Islam senantiasa menumbuhkan rasa bahagia di bulan Rabiul Awal ini.
"Di bulan Maulid ini, kita harus bahagia karena di bulan Rabiul Awal inilah lahir manusia yang paling mulia di sisi Allah SWT," tutur Drs. K.H. Imron Rosyadi di hadapan ratusan jemaah yang menyimak dengan antusias.
Melalui peringatan Maulid Nabi SAW 1448 H ini, Lembaga Pendidikan Darul Hikmah Sidodadi Pandaan berharap jalinan silaturahmi antarwarga madrasah, wali santri, alumni, dan masyarakat umum semakin erat, serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW semakin bersemi di hati setiap santri dan jemaah yang hadir. (Mah)

