| Peserta Pelatihan UMKM mandiri di Purwodadi |
PASURUAN — Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mengikuti kegiatan Pelatihan dan Pembekalan UMKM pada Rabu (12/8/2026) Pagi.
Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas daya saing serta memodernisasi tata kelola usaha masyarakat.
Sekitar 50 peserta yang terdiri dari pelaku usaha laki-laki dan perempuan antusias menyerap materi pelatihan. Agenda ini diprakarsai oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Purwodadi sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan bagi sektor riil daerah.
Salah satu peserta, Hardian, mengungkapkan bahwa materi yang disajikan sangat relevan dengan tantangan pasar saat ini. Ia menilai pelatihan ini memberikan wawasan mendasar hingga praktis terkait operasional bisnis harian.
"Melalui pelatihan dan pembekalan ini, saya dan peserta lainnya mendapatkan banyak ilmu tentang strategi pemasaran digital dan manajemen usaha yang baik," kata Hardian saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ketua DPC PSI Kecamatan Purwodadi, Jaenal Arifin, menegaskan pentingnya intervensi pengetahuan dalam ekosistem UMKM. Menurutnya, bantuan fisik semata tidak cukup jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Dukungan terhadap UMKM tidak berhenti ketika sarana usaha telah tersedia. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan usaha tersebut secara mandiri," tegas Jaenal.
Guna memberikan dampak langsung, penyelenggara menyediakan serangkaian fasilitas penunjang operasional secara cuma-cuma bagi para peserta. Paket bantuan ini mencakup aspek legalitas, digitalisasi transaksi, hingga integrasi finansial, antara lain:
Fasilitasi pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan sertifikasi halal.
Pembuatan papan nama usaha, pendaftaran sistem pembayaran QRIS, kartu perdana, serta pengajuan mesin Electronic Data Capture (EDC).
Pembukaan rekening bank gratis, akses permodalan usaha, informasi lowongan kerja, serta keanggotaan dalam keluarga besar PSI.
Melalui integrasi antara pembekalan teknis dan kemudahan akses sarana usaha ini, sektor usaha rakyat di Purwodadi diharapkan mampu beradaptasi dengan disrupsi digital, meningkatkan omzet, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. (Ha)