Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

LSM P3MB Soroti Lubang Ranjau Mematikan" di Purwosari Pasuruan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:14 WIB Last Updated 2026-05-02T04:16:32Z
Ketum P3MB Masroni kondisi jalan berlubang  di Desa Sukodermo Purwosari Pasuruan

Pasuruan - Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pasuruan kembali mendapat kritik pedas. Aktivis Persatuan Pemuda Peduli Masyarakat Bawah (P3MB) secara resmi menyoroti kerusakan parah yang terjadi di jalur arteri penghubung Bakalan menuju Sengonagung, Kecamatan Purwosari.

Berdasarkan pantauan terbaru, ditemukan sedikitnya 75 lubang menganga yang tersebar di sepanjang jalur Desa Pucangsari hingga Desa Sukodermo. Kondisi ini dinilai sudah dalam tahap darurat dan mengancam nyawa pengguna jalan. Sabtu (2/5/2026)

Ketua Umum P3MB, Masroni, yang merupakan pria kelahiran Sumberejo, Purwosari, menyatakan bahwa kuantitas kerusakan saat ini telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan dengan kedalaman lubang yang bervariasi.

"Kerusakan terkonsentrasi di kawasan Pucangsari dan Sukodermo, yang merupakan jalur padat kendaraan logistik dan karyawan. Jalur ini telah menjadi 'ranjau' mematikan, terutama bagi pengendara sepeda motor saat cuaca hujan atau pada malam hari," tegas Masroni saat memberikan keterangan kepada awak media.

LSM P3MB mendesak pemerintah dan dinas terkait untuk tidak menutup mata. Masroni menekankan bahwa penanganan yang dibutuhkan adalah perbaikan permanen, bukan sekadar solusi jangka pendek 

Tuntutan Utama: Perbaikan kualitas jalan secara menyeluruh (permanen).

Kritik Metode: Menolak metode "tambal sulam" yang dinilai cepat rusak dan tidak efektif.

Tujuan: Menjamin keselamatan warga dan kelancaran arus logistik ekonomi.

"Kami tidak bisa berdiam diri melihat kondisi jalan yang seperti itu. Saya menyuarakan aspirasi ini agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Ini adalah bentuk komitmen lembaga yang saya pimpin dalam mengawal hak masyarakat bawah," tambah Masroni.

Keselamatan Warga Harga Mati
Menutup pernyataannya, Aktivis P3MB menyatakan akan terus mengawal isu ini hingga ada respons nyata dan pengerjaan fisik di lapangan.

"Keselamatan warga adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan alasan keterbatasan anggaran. Kami akan terus memantau hingga jalur Pucangsari - Sukodermo ini layak dan aman dilalui," pungkas Masroni Ketum P3MB. (Son/Red)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */