| Korban saat di evakuasi oleh petugas |
PASURUAN – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Nasional Malang–Surabaya, tepatnya di depan Perumahan Indah Kapuk, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Athario, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan dua unit truk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 2943 ZY dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun, upaya mendahului tersebut diduga terkendala keterbatasan ruang gerak. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang sebuah truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Benturan tersebut menyebabkan korban terjatuh ke sisi kanan jalan. Nahas, pada saat bersamaan, sebuah truk Hino bernomor polisi L 8991 UO yang melaju searah dengan korban melintas dan menabrak korban yang terjatuh.
Akibat insiden tersebut, Athario dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, truk pertama yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan meninggalkan lokasi dan hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut namun tidak berhenti di lokasi kejadian.
"Truk yang pertama terlibat kecelakaan tidak diketahui identitasnya dan melarikan diri," ungkap Iptu Joko Suseno.
Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, untuk menjalani pemeriksaan visum.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melintas di jalur nasional yang dilalui berbagai jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat.
Menyikapi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Pengendara sepeda motor diminta memastikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas sebelum mendahului kendaraan lain. Manuver menyalip hendaknya dilakukan hanya ketika jarak pandang memadai, ruang gerak mencukupi, serta kondisi jalan benar-benar aman.
Kecelakaan di jalur nasional tersebut menambah perhatian terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas dan kehati-hatian saat berkendara. Keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada kemampuan pengemudi, tetapi juga pada kepatuhan terhadap aturan dan pertimbangan matang sebelum mengambil risiko.
Masyarakat diharapkan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, sehingga risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya dapat diminimalkan. (Sg)