Iklan Panjang Atas

Iklan destop

Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Rusak Pipa Air Bersih, Ribuan KK di Jatiarjo Krisis Air

Senin, 19 Oktober 2026, 16:18 WIB Last Updated 2026-10-19T09:21:10Z
Kebakaran hutan di Gunung Arjuno berdampak pada krisis air bersih di Desa Jatiarjo

PASURUAN – Kebakaran hutan yang melanda lereng Gunung Arjuno sejak Jumat (16/10/2026) berdampak terhadap pasokan air bersih bagi warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Pipa jaringan air bersih yang mengalirkan air dari mata air di kawasan Gunung Arjuno dilaporkan meleleh akibat terpapar panas api, sehingga mengganggu distribusi air ke rumah-rumah warga.

Akibat kerusakan tersebut, ribuan kepala keluarga (KK) di Desa Jatiarjo mengalami krisis air bersih.

Warga pun harus menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Salah seorang warga setempat, M. Hasyim, mengungkapkan bahwa pipa yang selama ini menjadi jalur utama penyaluran air dari mata air Gunung Arjuno mengalami kerusakan akibat kebakaran hutan.

“Pipa penghubung dari mata air Gunung Arjuno yang disalurkan ke rumah-rumah warga meleleh akibat kebakaran hutan,” ungkap Hasyim.

Kerusakan jaringan pipa tersebut membuat pasokan air bersih ke permukiman warga terganggu.

Padahal, air dari mata air di kawasan Gunung Arjuno menjadi salah satu sumber penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Jatiarjo bergerak cepat untuk mencari solusi agar kebutuhan air bersih warganya tetap terpenuhi selama proses penanganan kebakaran dan perbaikan jaringan pipa belum selesai.

Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mendatangkan bantuan air bagi warga yang terdampak.

Sejumlah instansi, perusahaan, dan organisasi turut menyalurkan bantuan air bersih.

Di antaranya PT Taman Safari Indonesia (TSI), DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS), DPC PDI Perjuangan, PT HM Sampoerna, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan. Beberapa pihak lainnya juga disebut telah memberikan bantuan serupa.

Bantuan tersebut menjadi langkah darurat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah terganggunya jaringan distribusi akibat kebakaran hutan.

Hasyim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga Desa Jatiarjo.

“Alhamdulillah, bantuan air bersih sudah kami dapatkan, Mas. Terima kasih banyak buat semuanya yang sudah membantu,” kata Hasyim pada Minggu (18/10/2026) malam.

Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama krisis berlangsung.

Meski demikian, pemulihan pasokan air secara normal masih bergantung pada penanganan kerusakan pipa serta perkembangan kondisi kebakaran di kawasan Gunung Arjuno.

Sementara itu, sejumlah petugas gabungan bersama relawan masih terus berupaya memadamkan kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan kawasan sekitarnya.

Upaya pemadaman dilakukan untuk mengendalikan penyebaran api sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu infrastruktur penting yang menopang kebutuhan dasar masyarakat, termasuk jaringan penyediaan air bersih.

Warga Desa Jatiarjo kini berharap kebakaran segera dapat dikendalikan dan jaringan pipa yang rusak dapat segera diperbaiki, sehingga distribusi air bersih kembali normal dan kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat terpenuhi seperti sediakala.(Sg)
Komentar

Tampilkan

  • Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Rusak Pipa Air Bersih, Ribuan KK di Jatiarjo Krisis Air
  • 0

Terkini

Iklan Buttom

Utama Mobile